berita

SMA MUHAMMADIYAH PK KOTTABARAT GELAR RAPAT KERJA DI TAWANGMANGU, MENATAP TANTANGAN TAHUN AJARAN BARU

SOLO, SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta —Civitas akademik SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo mengadakan rapat kerja di masa liburan. Rapat yang digelar di Tawangmangu, Selasa – Rabu (9-10/7/2024) itu beragenda menyusun program kerja tahun ajaran baru 2024/2025. Kepala SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Upik Mairina, membuka rapat kerja dengan memberikan arahan tentang layanan prima yang akan menghadirkan pendidikan bermutu untuk tumbuh kembang siswa. Penyusunan rapat kerja meliputi seluruh aspek bidang seperti kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana sekolah, Al – Islam Kemuhammadiyahan, kehumasan dan tata usaha sekolah. Humas sekolah, Hendro Susilo, menyampaikan penyusunan program kerja ini sangat strategis dalam mewujudkan sekolah yang berkemajuan. Hendro mengatakan perubahan lingkungan, perubahan kompetensi, serta tantangan teknologi harus mampu diantisipasi oleh sekolah. Hal itu dengan cara menyiapkan program-program unggulan yang adaptif dan memiliki fleksibilitas. “Serta menjawab dinamika perubahan zaman yang cepat,” ujarnya.

SMA MUHAMMADIYAH PK KOTTABARAT GELAR RAPAT KERJA DI TAWANGMANGU, MENATAP TANTANGAN TAHUN AJARAN BARU Read More »

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta raih 10 Medali Pada OlympicAD VII

Ajang OlympicAD (Olimpiade Ahmad Dahlan) VII yang digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah telah berlangsung pada Rabu – Jum’at, 6 – 8 Maret 2024 di Bandung. Untuk tingkat SMA sederajat pelaksanaan di Universitas Muhammadiyah Bandung dan SMK Muhammadiyah 2 Cibiru. Kontingen SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta berhasil meraih 7 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hari pertama Syasikirana Nur Azizka Sunu (X-3) berhasil meraih medali perak untuk lomba Musik Akustik. Medali emas pertama lomba Fisika oleh Muhammad Farros Hamka (Kelas 12 Mipa 2). Medali emas berikutnya diperoleh bidang Biologi oleh Haidar Ahmad Rosyid (XI-3), bidang Ekonomi oleh Andhra Rifqi Mahardika (XI-2), bidang Astronomi oleh Noor Kasyifa Huznia (XI-1), Robotik kategori robot rakitan oleh Fachri Addin Al Fikri dan Uci Ellysa (X-4), News Reading oleh Bintang Asni Rausyanfikr (X-3)dan yang terakhir yaitu Desain Poster oleh Kenisha Fahmidah Hana Wardani (X-1). Untuk medali perunggu diperoleh dari tim Film Indie yang berisikan Muhammad Allam Rayhan Nafi (XI-2), Muhammad Wafi Al-Nazhan (XI-2), Salwa Sa’idatushsalihah (XI-2), dan Az-Zahra Putri Sasna Setiavvan (XI-2). Sedangkan medali perunggu kedua untuk tim E-sport Mobile Legend yang diperkuat oleh Muhammad Azka Yasfi Faza(XI-1), Hafidh Maula Majid (XI-1), Asfa Dimasyqi Naryama (XI-3), Muhammad Fattah Akbar Harfadh (X-4), Arkan Maulana Kumara Aryanto (X-4), Adrien Beavan Akil Al Kholiq (X-3) dan Fazyan Chestaqila Al Faruq (X-1). Upik Mairina, Kepala SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengapresiasi perolehan ini. “Alhamdulillah anak-anak luar biasa. Di waktu yang singkat dan di tengah kepadatan kegiatan sekolah mempersiapkan diri dan berhasil membawa pulang medali. Terimakasih kepada semua peserta, guru pembimbing dan juga orang tua doa dan dukungannya”. OlympicAD VII tahun 2024 diikuti oleh 7.873 peserta dari 29 provinsi di seluruh Indonesia. Provinsi Jawa Tengah tercatat mengirimkan peserta terbanyak, yaitu sejumlah 2.586 peserta dengan total 33 cabang lomba.(AFR)

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta raih 10 Medali Pada OlympicAD VII Read More »

Membangun Karakter Filantropi Melalui Live In Society

Solo_ Live In Society merupakan salah satu program unggulan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Kegiatan Live In Society diikuti oleh siswa kelas X yang berjumlah 115 anak. Pada kesempatan ini,  Live In Society 2023 bertempat di desa Beji kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 2 malam pada 2-4, November 2023. Kegiatan Live In Society bertujuan mendidik siswa menjadi “problem solver” dalam masyarakat sehingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi nyata Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal. Kegiatan ini siswa dituntut untuk menggali kearifan lokal yang terdapat di Desa Beji. Produk luaran dari tema kearifan lokal berupa  karya ilmiah yang membahas kearifan lokal di Desa Beji. Kedatangan rombongan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada pukul 09.30 waktu setempat. Rombongan disambut hangat oleh warga setempat yang menunggu di sepanjang jalan desa tersebut. Hal tersebut membuat decak kagum oleh siswa dan para guru. Pada kesempatan ini Upik Mairina selaku Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyerahkan anak-anak kepada orang tua asuh. “saya mewakili pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih karena sudah diterima oleh warga Desa Beji dan harapannya seluruh siswa dapat belajar bersama orang tua asuh mengenai kehidupan di desa” Imbuhnya Pada kesempatan 3 hari 2 malam, seluruh peserta didik akan mengikuti berbagai kegiatan bersama orang tua asuh. Setiap siswa juga memiliki agenda bersama yang telah disiapkan oleh setiap kelompok yang  meliputi : PK Mengajar, PK Mengaji, Pengajian Akbar, Cek Kesehatan, Bakti Sosial, Pengadaan Perpustkaan, Bazar Pakaian, dan  Penampilan Siswa. Syasikirana atau yang biasa dipanggil Chika mengaku sangat senang dengan program live in society. Selain belajar dengan warga setempat ia dapat menikmati suasana pedesaan. “disini juga diajarkan sederhana, terlebih lagi tidak membawa handphone jadi dapat berinteraksi dengan teman dan warga sekitar” imbuhnya.

Membangun Karakter Filantropi Melalui Live In Society Read More »

PR IPMA SMA Muhammadiyah Program Khusus Gelar Pemilihan Formatur Periode 2023/2024

Solo Keberjalanan organisasi akan lebih sehat jika terdapat regenerasi di dalamnya. Salah satu regenerasi ditandai dengan pergantian kepemimpinan (reorganisasi) pada organisasi. Hal itu dilaksanakan oleh PR IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta yang melaksanakan pemilihan formatur untuk periode 2023/2024. Pemilihan formatur dilaksanakan pada hari jumat (15/9) yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Berbeda dengan tahun lalu, pemilihan ketua IPM tahun 2023 menggunakan sistem formatur. Sistem ini sama seperti yang dijalankan oleh PP IPM pada muktamar ke-23 Medan. Dari 11 calon akan diambil 7 suara terbanyak yang bakal membentuk  pimpinan periode kedepan. Sistem formatur menjadi pilihan karena lebih mengedepankan aspek musyawarah yang dapat diterima seluruh pihak. Perubahan sistem ini diharapkan dapat mengenalkan ke peserta didik tentang suara demokrasi terutama di lingkungan persyarikatan. Seperti yang diketahui bersama bahwa persyarikatan Muhammadiyah menerapkan sistem formatur untuk perumusan pimpinan. Hal ini berdampak positif bagi internal organisasi karena sistem ini menerapkan prinsip kolektif kolegial. “Sistem musyawarah merupakan sistem yang dilaksanakan pada jaman nabi, dengan sistem ini akan memunculkan keputusan terbaik yang tidak akan meminggirkan calon pimpinan yang lain” pungkas Ruzain selaku ketua PD IPM Surakarta dalam sambutan Kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah Upik Mairina sekaligus menjadi menjadi pemilih pertama sebagai simbolis. Pada sambutan, Upik Mairina  mengungkapkan rasa terima kasih kepada PR IPM SMA Muhammadiyah PK periode 2022/2023 yang dinahkodai oleh IMMawan Daud Muschsin. “Saya berharap IPM periode depan dapat melanjutkan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada periode ini, salah satunya yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan atau biasa disebut LDK” imbuhnya. Pemilihan kali ini menggunakan sistem e-voting yang diprakarsai oleh siswa kelas XI. Kegiatan pemilihan ketua IPM menjadi ajang gelar karya suara demokrasi. Gelar karya poyek suara demokrasi ini, merupakan pembelajaran berbasis proyek bagi kelas XI. Dalam proyek ini kelas XI membuat system E-Voting berbasis website. Selain itu, mereka membuat video dan poster sebagai pendidikan demokrasi. Kegiatan pemilihan Ketua IPM juga sebagai ajang latihan menyalurkan hak suara sebagai pemilih pemula. Adapun hasil E-Voting Pemilihan formatur IPM diperoleh suara sebagai berikut : 1.Rafif Zuhair Fahriansyah : 298 2. Maulia Hanatasya : 287 3. Naufal Yoga Pratama :  246 4. Saraf Rifda Atsila : 245 5. Salwa Sa’idatusholihah : 224 6. Aprilia Nurvania Octaviani Osa : 224 7. Muhammad Allam Rayhan Nafi : 202 8. Selvitri Salma Andani : 172 9. Aisyah Fara Nida : 152 10. Nisrina Dian Fadhilah : 151 11. Nadadia Malakya : 98

PR IPMA SMA Muhammadiyah Program Khusus Gelar Pemilihan Formatur Periode 2023/2024 Read More »

Siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus Berkunjung ke UGM

Rabu, 6 September 2023 SMA Muh PK melakukan kunjungan belajar ke Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kunjungan tersebut dimaksudkan supaya para siswa dapat melihat dan merasakan dunia perkuliahan secara langsung. Oleh pihak UGM, para siswa dijelaskan dan diperkenalkan dengan banyak kegiatan, budaya, dan serangkaian program yang dilakukan di perkuliahan UGM. Diikuti oleh seluruh siswa kelas XI, kegiatan tersebut berjalan seru dan menyenangkan. Pada kunjungan tersebut siswa dibagi sesuai peminatan perkuliahan yakni SAINTEK dan SOSHUM. Rombongan SAINTEK dipersilahkan untuk belajar di fakultas kedokteran, sementara rombongan SOSHUM belajar di fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Dengan dipandu oleh beberapa staff UGM, para siswa diajak untuk berkeliling di tempat yang digunakan untuk ruang belajar dan praktik mahasiswa. Mereka diberi kesempatan untuk mengamati bahan serta alat praktik yang biasa digunakan oleh mahasiswa UGM. Seperti rombongan SAINTEK yang diperlihatkan museum anatomi tubuh manusia, ruangan simulasi rumah sakit, dan museum antropologi. Rombongan SOSHUM juga diperkenalkan dan dijelaskan mengenai fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Tidak hanya itu, rombongan FISIPOL juga kedatangan alumni SMA Muh PK yang juga berkuliah di UGM. Mereka memberikan kesan selama berkuliah di UGM dan memberi motivasi supaya adik-adik kelas dapat mengikuti jejak mereka yang mampu berkuliah di universitas nomor satu di Indonesia tersebut.

Siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus Berkunjung ke UGM Read More »

Mengenali Dampak Merokok Melalui Praktikum Manfaat dan Bahaya Zat Kimia

Solo_ Rokok menjadi salah satu ancaman bagi generasi muda. Kurangnya informasi berkaitan dengan bahaya rokok menjadi salah satu faktor menghindari asap rokok. Faktor lingkungan seperti menjadi tuntutan pada  generasi muda untuk mengesap kandungan nikotin dalam rokok. Hal ini perlu mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat.  Salah satu bentuk pencegahan kebiasaan merokok dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Hal ini diimplementasikan pada mata pelajaran kimia melalui praktikum zat kimia (18/7). Aktivitas praktikum bertujuan untuk mengetahui kondisi paru-paru seorang perokok. Menggunakan bahan dasar botol dan selembar kapas, para siswa dapat mengetahui kondidi paru-paru seorang perokok. Khotimah Nurul Aini sebagai guru pengampu mata pelajaran kimia mengaku khawatir dengan merebaknya perokok usia muda. Melalui praktikum kali ini ia berharap peserta didik dapat mengetahui bahaya merokok. Setelah aktivitas praktikum peserta didik dapat mempromosikan bahaya merokok melalui media sosial masing-masing.    “harapan dengan aktivitas praktikum ini peserta didik dapat mengetahui bahaya akibat merokok dan tidak mencoba untuk merokok” imbuhnya Aktivitas praktikum berkaitan erat dengan materi manfaat dan bahaya zat kimia. Berkaca terhadap permasalahan rokok di lingkungan remaja, menjadi alasan utama untuk menggali bahaya nikotin dalam rokok.

Mengenali Dampak Merokok Melalui Praktikum Manfaat dan Bahaya Zat Kimia Read More »

Proyek P5 Kebhinekaan Global : Mengenal Konsep Pagelaran Budaya Indonesia

Solo_  Budaya merupakan suatu hasil cipta karya dan karsa pada lingkungan masyarakat. keberadaan budaya memiliki suatu ciri khas yang terdapat pada suatu daerah. Keberadaan budaya yang beraneka ragam tentu menjadi suatu kekayaan yang perlu dilestarikan oleh bangsa Indonesia.  Hal tersebut diimplementasikan oleh SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta dalam P5 : Kebhinekaan Global yang mengangkat konsep pagelaran budaya Indonesia pada jumat (18/8).  Pengenalan konsep pagelaran budaya Indonesia disampaikan oleh Mahanufi seorang pegiat seni yang bergerak di bidang teater dan musik. Pada kesempatan ini, Mahanufi menyampaikan tata cara penyelenggaraan teater. Salah satu pemain film balada kampung riwil menyampaikan berbagai pengalaman sebagai pemain dalam pergelaran teater. “yang perlu diketahui sebagai sutradara yaitu bagaimana pemilihan aktor sesuai kebutuhan peran” ungkapnya Dalam penjelasannya terdapat 3 tipe sutradara yaitu konseptor, diktator dan koordinator. Pemain diharapkan dapat menyesuaikan dengan tipe sutradara jika ingin menjadi pilihan utama dalam kegiatan. Selain tipe, Mahanufi menguraikan karakteristik seorang sutradara diantaranya : memiliki pengetahuan teater, memiliki kemampuan bersastra, mempunyai konsep, memiliki kemampuan manajerial dan berpengathuan sosiologi. Bukan hanya penyampaian materi, di akhir acara peserta didik juga diasah untuk bermain peran. Dalam percobaan ini peserta didik tertarik dengan konsep bermain peran dalam suatu penyutradaraan. “ dasar berakting pada intinya bagaimana kita berimajinasi dalam memainkan suatu peran yang belum pernah kita lakukan” imbuhnya

Proyek P5 Kebhinekaan Global : Mengenal Konsep Pagelaran Budaya Indonesia Read More »

Peringati HUT RI Ke-78, Warga SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Ikuti Upacara Bendera

Solo_  Merdeka! Merdeka! Merdeka! Kata merdeka merupakan kata yang digaungkan jika berkaitan dengan 17 Agustus. Hal tersebut Bukanlah suatu hal yang familiar, mengingat tangal 17 Agustus merupakan bulan perayaan kemerdekaan bangsa Indonesia. Kondisi tersebut juga dirayakan warga SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta yang menggelar Upacara Bendera HUT RI ke-78 (17/8). Bertempat di halaman sekolah, upacara  diikuti seluruh warga sekolah dan  berlangsung khidmat dan lancar.  HUT RI ke-78 dengan tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” diharapkan dapat menjadi renungan bersama mengenai nilai-nilai luhur yang telah menjadi dasar pembentukan negara. Pada upacara ini Upik Mairina selaku pembina upacara menyampaikan pentingnya gotong royong, cinta tanah air dan menghargai keberagaman karena merupakan identitas bangsa Indonesia. “tak lupa kita menghadapi tantangan revolusi industri yang kian kompleks, sehingga perlu terus belajar, berinovasi dan bekerja keras untuk memajukan bangsa di berbagai bidang baik teknologi, ekonomi dan pendidikan”. imbuhnya Kegiatan upacara bendera ditutup dengan penyerahan hadiah pada perlombaan 17an yang diselenggrakan oleh PR IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat pada 11 Agustus 2023.

Peringati HUT RI Ke-78, Warga SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Ikuti Upacara Bendera Read More »

Meriahkan  HUT RI ke-78, IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Gelar Semarak Perlombaan

Solo_  Bulan Agustus merupakan bulan spesial bagi warga Indonesia. Bagaimana tidak ? Bulan Agustus ialah bulan kemerdekaan bangsa Indonesia. Momentum tersebut juga dirasakan oleh warga SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta yang memeriahkan dengan aneka perlombaan (11/8). Perlombaan yang diselenggarakan PR IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat meliputi tarik tambang, kait centing, tarik pasak, angkat bola dalam jaring, mewarnai dan catur. Semarak perlombaan merupakan agenda kedua pada rangkaian gebyar kemerdekaan yang diselenggarakan oleh PR IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Sebelumnya, IPM SMA PK mengadakan Parade Ekstrakurikuler pada Sabtu, (5/8). Gebyar kemerdekaan akan ditutup dengan upacara kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang. Gebyar kemerdekaan dimulai dengan kegiatan pagi yang digelar setiap angkatan. Setelah itu dilanjutkan dengan senam pagi yang dipimpin oleh IPMawan Keva dan IPMawan Ali. Tak ketinggalan juga IPMawan Daud selaku ketua IPM yang turut menjadi instruktur pada senam pagi.    Pada semarak perlombaan kali ini tarik tambang menjadi perhatian utama warga sekolah. Pada kelompok putra juara 1 diraih oleh kelas XI-2, Juara 2 oleh XII IPA 1, dan Juara 3 dari kelas X-1. Sedangkan kelompok putri juara 1 diraih oleh kelas XII IPS, Juara 2 kelas X-4 dan Juara 3 dari kelas XI. Pada pertandingan ini ditutup dengan pertandingan antara guru dan karyawan melawan PLP UMS yang berhasil dimenangkan oleh guru dan karyawan.

Meriahkan  HUT RI ke-78, IPM SMA Muhammadiyah Program Khusus Gelar Semarak Perlombaan Read More »

Tingkatkan Pemahaman Penilaian, Guru SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Ikuti Pelatihan Bersama UNDHA AUB Surakarta

Solo_ Perguruan tinggi di Indonesia memilik tridarma sebagai landasan dalam pergerakan suatu institusi. Hal tersebut menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh berbagai komponen perguruan tinggi. Dalam aktualisasi tridarma perguruan tinggi, UNDHA AUB Surakarta menggelar pemberdayaan masyarakat pemula di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada Jumat (11/8). Pengabdian masyarakat pemula menyasar guru SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta dalam bentuk peningkatan kompetensi pendidik dalam pengembangan perangkat assesment of learning berbasis digital. Tim PMP Undha AUB berisi Ratna Herawati, FR Dessyana Kardha dan Robby Rahmatullah. Dalam pelatihan ini Ratna Herawati selaku ketua pelaksana menyampaikan pentingnya sebagai pendidik untuk pengembangan kompetensi siswa. “tentu guru diharapkan dapat mengikuti perkembangan dan kebutuhan zaman” imbuhnya. Dalam kegiatan ini, Ratna Herawati menjelaskan berbagai mekanisme dan prinsip dalam penilaian. Pada prinsip penilaian harus sesuai permendikbud 104 tahun 2014 yang meliputi sahih, objektif, adil, terpadu, terbuka, holistik dan berkesinambungan, sistematis, akuntabel, dan edukatif. Selain itu, terdapat pula validitas dalam penilaian berupa isi, kriteria, dan konstruk. Materi kedua yang disampaiakan oleh FR Dessyana Kardha berupa implementasi pembelajaran berbasis media digital. Ia juga memantik guru yang telah menggunakan media digital sebagai alat pembelajaran. Tentunya perkembangan zaman tidak dapat dilepaskan dari teknologi yang dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran. Dalam pelatihan ini, Upik Mairina selaku kepala sekolah berharap dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. “harapan saya, pelatihan ini tidak hanya berhenti hari ini melainkan terdapat monitoring dan evaluasi mengenai pelaksanaan penilaian berbasis digital” ungkapnya.    

Tingkatkan Pemahaman Penilaian, Guru SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Ikuti Pelatihan Bersama UNDHA AUB Surakarta Read More »