berita

MENCINTAI NABI SEPENUH HATI, SMA MUH PK KOTTABARAT GELAR KAJIAN MAULID NABI 1443H

Solo- Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) dapat menjadi momentum muslim seluruh dunia untuk merefleksikan diri supaya dapat meneladani sifat dan perilaku Nabi Muhammad SAW. SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta memanfaatkan momentum ini dengan mengelar Kajian Maulid Nabi 1443H dengan Tema “Mencintai Nabi Sepenuh Hati”, Rabu (20/10).

MENCINTAI NABI SEPENUH HATI, SMA MUH PK KOTTABARAT GELAR KAJIAN MAULID NABI 1443H Read More »

Budayakan Literasi, Guru dan Siswa Bedah Buku

Solo. SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Menggelar Kajian Literasi Bedah Buku. Berbeda dari edisi sebelumnya, bedah buku kali ini menghadirkan guru dan siswa sebagai pembedah. Buku dengan judul “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” merupakan Best Seller buku terlaris versi New York Times dan Global and Mail. Buku ini juga merupakan buku non fiksi terlaris di Indonesia. Selain itu, buku dengan judul “Pernah Tenggelam” yang berisi pengalaman hidup mantan K-Popers sangat menarik untuk dikaji. Bedah buku ini dilaksanakan hari Jum’at (15/10/21) oleh siswa kelas XI.

Budayakan Literasi, Guru dan Siswa Bedah Buku Read More »

Kajian Kemerdekaan: Memaknai Kemerdekaan dalam Konteks Kekinian

Solo- SMA Muhammadiyah PK Kottabarat menyelenggarakan  kajian kemerdekaan bersama ustaz Muhammad Izzan Naqiba. Kegiatan yang bertajuk “Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan” ini diselenggarakan pada Senin (16/8). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA Muhammadiyah PK Kottabarat. Kegiatan yang mengawali serangkaian acara peringatan HUT Republik Indonesia ke-76 ini diselenggarakan melalui platform zoom dan disiarkan secara langsung di kanal Youtube SMA Muhammadiyah PK Kottabarat. Tajuk “Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan” dipilih sebagai refleksi dan bentuk rasa syukur memaknai kemerdekaan tahun ini. “Meskipun kita masih dalam masa pandemi di peringatan HUT RI tahun ini kita harus tetap terus bersyukur karena kita masih diberikan kenikmatan untuk beraktivitas, beribadah, dan belajar dengan merdeka dari rumah masing-masing. Untuk itulah kami merumuskan tema mengenai rasa syukur di peringatan HUT RI ke-76 di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat,” ujar ustaz Ari, panitia peringatan HUT RI ke-76 SMA Muhammadiyah PK Kottabarat. Ustaz Muhammad Izzan Naqiba menyampaikan beberapa bentuk bersyukur dalam memaknai kemerdekaan di masa pandemi. “Beberapa bentuk syukur yang bisa kita lakukan untuk memaknai kemerdekaan diantaranya adalah yang wajib tentunya mendo’akan para pahlawan karena tanpa mereka kita tidak mungkin merasakan kemerdekaan,” ujar ustaz  Izzan. “Sebagai generasi penerus kita juga wajib memelihara persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan. Berhubung kita belum bisa banyak keluar rumah. Kita dapat mengisi aktivitas di rumah dengan kegiatan yang positif. Memanfaatkan teknologi untuk menunjang aktualisasi diri dan menunjang aktivitas pembelajaran maupun aktivitas lainnya. Aktif dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Hal ini sesuai dengan Catur pusat pendidikan K.H. Ahmad Dahlan dengan mengisi kegiatan di sekolah, rumah, masyarakat, dan masjid,” imbuhnya. “Harapan besar bagi kita generasi muda untuk menjadi generasi pembangun dan mencerahkan dengan semangat kemerdekaan dan senantiasa bermuhasabah diri di momen kemerdekaan ini. Seperti yang disampaikan salah satu ulama bahwa seorang muslim yang baik adalah muslim yang saling mengingatkan dan orang-orang yang berhijrah adalah mereka yang menghindari larangan-larangan Allah,” tutup ustaz Izzan. Selain kajian kemerdekaan, peringatan HUT RI ke-76 di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat juga menyelenggarakan Podcast Kemerdekaan bersama Triana Rahmawati, S.Sos., Founder Youthproject dan Griya Schizofren. Selain itu, lomba-lomba kemerdekaan juga diadakan secara daring untuk menyemarakkan acara. (Duwi/ Tim Humas SMA Muhammadiyah PK Kottabarat)

Kajian Kemerdekaan: Memaknai Kemerdekaan dalam Konteks Kekinian Read More »

Upgrading Gen 4, Ikhtiar Meraih Cita-cita

Solo-Siswa siswi kelas XII (Gen 4) SMA Muhammadiyah PK mengikuti Upgrading dengan tajuk “Ikhtiar Meraih Cita-cita” pada Sabtu (17/7). Kegiatan upgrading untuk kelas XII merupakan penutup dari rangkaian kegiatan GEMPITA (Gen Empat Pasti Bisa) yang merupakan kegiatan pembuka tahun pembelajaran 2021/2022. Acara inti dalam kegiatan upgrading kelas XII diisi oleh tainer, coach, mentor, dan author Wisnu Wijaya Putra, S. Psi.

Upgrading Gen 4, Ikhtiar Meraih Cita-cita Read More »

Kenalkan Kultur Kampus, SMA Muh PK Undang Dosen dan Alumni

Solo-SMA Muhammadiyah PK Kottabarat mengundang dosen dan alumni dalam acara Jagongan Kampus yang berlangsung selama dua hari, selasa (13/7) dan Rabu (14/7). Acara yang digelar secara virtual ini menghadirkan Tauchid Komara Yuda, S. Sos., MDP. yang merupakan dosen di Departemen Pembangunan dan Kesejahteraan, FISIPOL UGM. Selain dosen, dalam jagongan kampus kali ini juga menghadirkan alumni SMA Muh PK, yaitu Asva Veila Mirza Affandi (Mahasiswa Teknik Kima UNS) dan Fikri Maesaroh Az-Zahro (Mahasiswa Sastra Indonesia UNS). Pada Jagongan Kampus seri pertama ini siswa diajak untuk berkenalan pada kultur kampus dan persiapan untuk menjajaki jenjang perkuliahan.

Kenalkan Kultur Kampus, SMA Muh PK Undang Dosen dan Alumni Read More »

MORTAPEKA, Forum Ta’aruf SMA Muhammadiyah PK Kottabarat

Solo-SMA Muhammadiyah PK Kottabarat selenggarakan Masa Orientasi dan Ta’aruf SMA Muhammadiyah PK Kottabarat (MORTAPEKA). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan live Youtube ini akan berlangsung selama satu pekan yaitu mulai Senin (12/7) sampai dengan Jum’at (16/7). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik baru terhadap lingkungan dan kultur sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang untuk pengakraban antar peserta didik maupun antara peserta didik dengan guru.

MORTAPEKA, Forum Ta’aruf SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Read More »

Pembelajaran Bermakna dengan Computational Thinking

Solo – SMA Muhammadiyah PK Kottabarat melaksanakan pelatihan Computational Thinking (CT) menyambut tahun pembelajaran baru. Pelatihan CT dilaksanakan selama dua hari yaitu Senin dan Selasa, 5-6 Juli 2021. Pelatihan yang dilaksanaan secara daring melalui platform Zoom ini diikuti oleh seluruh staf pengajar SMA Muhammadiyah PK Kottabarat. Materi mengenai CT dalam pelatihan ini disampaikan oleh Tim Bebras dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Adapun tujuan pelatihan ini adalah mengaktualisasi guru untuk dapat melaksanakan pembelajaran daring yang bermakna bagi peserta didik di tahun pembelajaran yang baru. Pembelajaran pada tahun pembelajaran kemungkinan besar masih dilaksanakan secara daring mengingat kasus penularan Covid-19 kembali meningkat. Untuk dapat memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran diperlukan pendekatan yang bervariasi. Hal ini mengingat peserta didik dapat mengakses pengetahuan di mana dan dari mana saja. “Siswa kita hari ini adalah siswa yang telah memiliki akses ke seluruh informasi dan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, sebagai pendidik, kita harus mampu menjadi fasilitator bagi siswa dengan mengupgrade kemampuan kita sebagai guru. Salah satunya dengan Computatiinal Thinking yang akan kita pelajari selama dua hari.” Ujar Upik Mairina selaku Kepala SMA PK Kottabarat dalam sambutannya. Computational Thinking (CT) merupakan seperangkat metode yang digunakan untuk memecahkan masalah dan lazim diterapkan dalam program komputer. “Konsep CT dalam pembelajaran sesungguhnya bukan hal yang baru. Hal ini karena di negara maju seperti Inggris dan Belanda telah menerapkannya beberapa tahun lalu. Bahkan ada yang memasukkannya ke dalam kurikulum pembelajaran. Tetapi di Indonesia belum banyak dikenal.” Papar Irma Yuliana, ketua tim Bebras UMS. “Oleh sebab itu kami berusaha menyosialisasikan ke sekolah-sekolah dan melakukan pendampingan agar sekolah tersebut dapat menerapkan CT dalam pembelajaran,” imbuhnya. Pembelajaran dengan CT melatih peserta didik untuk memecahkan masalah yang kompleks dengan menerapkan Abstraction, Algorithms, Decomposing, dan Patern Recognition (AADP). Penerapan CT dalam pembelajaran diharapkan mampu melatih peserta didik untuk mampu mengenali pemecahan masalah yang ia lakukan dalam pembelajaran. Sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat bermakna dan memudahkan peserta didik untuk mendapat ilmu pengetahuan. “Kami berharap ustad ustadzah dapat mengoptimalkan penggunaan Computational Thinking dalam pembelajaran sehingga dapat menunjang proses pembelajaran. Terutama untuk mempersiapkan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).” Tanggapan Ustazah Khotim selaku Wakil Kepala Sekolang bidang Kurikulum. “Semoga KBM jarak jauh tahun ajaran baru akan lebih fresh dengan metode dan pendekatan-pendekatan pembelajaran yang baru dari guru. Sehingga prestasi belajar siswa semakin meningkat,” imbuhnya. Kegiatan pelatihan CT yang dilaksanakan selama dua hari terdiri dari berberapa sesi, mulai dari pengenalan CT, penerapan CT dalam pembelajaran, hingga praktik oleh peserta. “Selama dua hari ini kami memperoleh materi yang sangat bermanfaat. Kami diajak untuk menelaah hingga menyusun soal LKPD berbasis CT. Soal-soal berbasis CT sangat menantang karena soal yang kompleks dan menuntuk kita untuk berpikir sistematis. Ujar Ustaz Firman, pengampu mata pelajaran Biologi. “Meski pelatihan dan materi mengenai CT cukup kompleks alhamdulillah pemateri dan fasilitator menyampaikannya dengan komunikatif dan menarik sehingga kami tetap semangat untuk mempelajarinya.” Tambahnya. (Duwi/Tim Humas SMA Muh. PK Kottabarat)

Pembelajaran Bermakna dengan Computational Thinking Read More »

SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Gelar Wisuda Tahfidz Virtual

Wisuda tahfidz merupakan kegiatan akhir dari program tahfidz Plus. Tahfidz plus sendiri adalah program unggulan SMA Muhammadiyah PK yang bertujuan untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an dan mewujudkan generasi Qurani. Menghafal Al-Qur’an memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, yaitu meningkatkan iman, mendapat pahala dan ridho Allah. Selain itu juga menumbuhkan kecerdasan spiritual, kecerdasan mental, dan memperoleh kedamaian jiwa.

SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta Gelar Wisuda Tahfidz Virtual Read More »

WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

SOLO. Peningkatan mutu pendidikan menjadi fokus dalam Sistem Pendidikan Nasional. Selain aspek kebijakan satuan pendidikan, kompetensi kepala sekolah, infrastrukur dalam hal ini pemerataan akses pendidikan berupa sarana prasarana , dan proses pembelajaran. Kualitas keterampilan dan kompetensi guru menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu. Guru merupakan salah satu unsur atau elemen penting dalam sistem pendidikan, guru berperan sebagai fasilitator dalam penerapan kurikulum dalam terciptanya kegiatan belajar mengajar yang interaktif, komunikatif, inovatif, efektif dan efisien.

WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Read More »